Harga itu tidak selalu bernilai nominal.

Ada yang bertanya : wah kalau menjadi guru International cooking class di luar negeri seperti mbak bayarannya pasti mahal ya. Saya menjawab, saya disini volunteer, artinya kerja sosial, tidak dibayar. Lah koq mau mbak? ya tentu saja mau, bayaran yang saya terima besar sekali koq meski tidak dalam bentuk uang, saya dapat teman dari berbagai negara, coba kalau dihitung biaya perjalanan kalau mesti ke negara2 tersebut (hampir 40 negara loh ya), saya mendapat ilmu dari mereka dengan bertukar resep dari negara mereka, coba kalau saya harus membeli buku resep dari banyak negara itu. Dan saya juga jadi harus kerja semakin keras untuk bisa memahami berbagai jenis masakan yang belum pernah saya buat, ini berat tapi membuat saya untuk terus belajar. Dan mereka juga mendoakan yang baik-baik untuk saya supaya bisa bertemu kembali. Harga itu tidak selalu bernilai nominal kan.
wah mbak baik amat ya. Nah ini yang mesti saya luruskan, kenapa orang yang mau mengerjakan sosial itu dianggap baik, karena pemikiran kita selalu dihubungkan dengan kerja =uang. Saya melihat disini bekerja itu seperti budaya, artinya ya harus ada aktivitas apakah bernilai nominal atau sosial. Banyak sekali saya temui diberbagai aktivitas usia mereka sudah tidak muda lagi bahkan lanjut usia, pernah suatu kali selepas saya mengambil makanan gratis jatah student , saya tanya apa yang membuat kamu mau bekerja di usia tua ini, mereka jawab saya senang melakukannya. Lalu saya tanya, apakah yang bisa saya bantu untuk kamu, dia bilang saya akan membereskan kursi2 yang banyak ini, saya katakan : apakah saya boleh membantu? dia bilang dengan senang hati jika kamu mau. Lalu kami membereskan kurang lebih 60 kursi yg mesti dilipat, disusun dan ditaruh digudang. Dia berkata maafkan ya saya membuat kamu lelah, oh tidak, saya senang melakukannya, saya kuat (sambil mengangkat tangan seperti popeye) dan kami tertawa bersama, lalu selesai pekerjaan kami . Dia bilang saya senang dengan kerudung yang kamu pakai, kamu terlihat cantik dengan pakaian itu dan saya pun berkata ibu pun sangat cantik dengan baju sederhana dan sebuah kalung indah yang bisa  menandakan kami tidak sama kepercayaan, sebelum berpisah  ibu itu menyisakan sepenggal doa baik untuk saya  dan itu bayaran yang teramat mahal bagi saya.

Leave a Reply