Lontong ala rantau (memakai plastik berklip)

. 1912044_10153537066586520_1382053995980465011_nSaat ini saya sedang dirantau, yang sering menjadi kendala adalah beberapa barang yang saya perlukan belum saya temukan dan jika adapun harganya mahal. Di Indonesia untuk membuat lontong umumnya menggunakan daun pisang, selain warna lontong menjadi cantik juga aroma khas daun pisang. Namun semakin lama penggunakan daun pisang mulai dikurangi karena keterbatasan ketersediaan daun pisang dan harganya mulai menjadi mahal. Untuk membuat lontong lalu beralih ke plastik, yang spesial tahan panas dan tahan santan. Ada tulisan dikemasan: plastik tahan panas dan santan. Plastik jenis ini banyak tersedia di toko plastik atau toko bahan kue di Indonesia, namun tidak disini. Beberapa groseri besar di Lansing MI sudah saya masuki dan belum bertemu plastik yang saya inginkan, umumnya plastik yang tersedia seperti merk Zipp di Indonesia, yang sudah ada klipnya dibagian atas.

Saya coba untuk membuat lontong dengan takaran yang biasa saya gunakan yaitu beras yang telah dicuci bersih dimasukkan ke dalam plastik separuh besarnya plastik, sebelumnya plastik di tusuk2 dengan tusuk sate untuk melubangi beberapa bagian, saya klip bagian atasnya lalu saya rebus. kira-kira 1 jam saya buka panci untuk merebus, oh la la klip bagian atas terbuka dan sebagian beras keluar. Lalu saya angkat dan saya coba klip kembali dan ternyata tidak bisa, akhirnya saya ambil plastik dengan ukuran lebih besar, saya masukkan kembali dalam posisi terbalik lalu saya klip. Akhirnya lontongnya jadi juga tapi kurang padat karena sebagian beras sudah keluar dan air rebusan menjadi keruh dan kental.

Untuk yang ke 2x membuat lontong saya sudah mendapatkan cara dengan memakai 2 plastik dengan posisi membalik, jadi setelah beras disini dan klip bagian atas sdh ditutup lalau saya masukkan plastik kembali dengan posisi terbalik. Dengan cara ini cukup baik untuk membuat lontong.

Leave a Reply